Tujuan...

Jadii, saya akan melanjutkan postingan saya sebelumnya..

Dengan berbagai keadaan yang cukup menyulitkan bagi saya, pada akhirnya saya pun memutuskan untuk melanjutkan Pendidikan saya di PKN STAN. Mengapa? Karena di sana gratis cuy, gapake bayar UKT.

Oke jadi begini, dari dulu saya memang berniat untuk melanjutkan Pendidikan seusai SMA alias kuliah. Mengapa? Karena saya ingin belajar. Sejujurnya saya adalah tipe orang yang cukup menikmati proses belajar, apapun itu. Karena dengan belajar saya menjadi tahu hal-hal yang sebelumnya saya tidak tahu. Apalagi jika saya memahami manfaat dari ilmu yang tengah saya pelajari, InshaAllah saya akan semakin semangat.

Sejak saya bergabung dalam organisasi rohis di SMA dan bergaul dengan orang-orang luar biasa disana, lama-lama saya paham apa yang seharusnya dilakukan oleh setiap manusia di dunia yang fana ini. Yap, benar sekali, seperti yang telah Anda duga. Menjadi khalifah di bumi.

Menurut sepemahaman saya, menjadi seorang khalifah bukan berarti kita harus mendirikan sebuah organisasi keislaman, mengkafirkan orang-orang di luar organisasi tersebut, lalu melakukan pemberontakan di sana sini atas nama Allah. Itu sangat lucu mengingat Islam merupakan agama yang sangat menjunjung tinggi perdamaian dan persaudaraan.

Dalam organisasi rohis SMA saya, saya diajarkan untuk mengenali tujuan hidup kita. Pada akhirnya, apa sih yang kita inginkan? Kebahagiaan, kan? Masalahnya, kebahagiaan seperti apa? Apakah kebahagiaan membeli mobil dengan segala cicilan dan beban bahan bakarnya? Apakah sebuah rumah mewah bak istana? Atau gadget canggih dengan harga selangit? Apakah itu semua benar benar akan membawa kebahagiaan bagi kita untuk selama-lamanya? Saya rasa tidak.

Satu-satunya sumber kebahagiaan yang haqiqi adalah mencapai surga Allah. Disana kita bisa menikmati hidup kedua kita(setelah kehidupan di dunia) dengan hati senang, tanpa rasa lelah maupun bosan, dan yang pasti tanpa diikuti cicilan maupun beban pajak. Tetapi, bagaimana kita bisa meraih surga Allah? Gampang, ikuti saja segala perintah Allah dan jauhi segala larangannya.

Salah satu perintah utama Allah adalah menjadi manusia yang berjiwa sosial yang sangat peka dengan lingkungan sekitarnya, melihat permasalahan yang ada di dalamnya, kemudian berusaha sebaik mungkin untuk memperbaikinya. Seperti yang selalu dilakukan oleh Nabi kami, Nabi Muhammad SAW.. Namun sebelum itu, cobalah untuk memimpin diri Anda sendiri, disiplinkan diri Anda, didik diri Anda, dan luruskan niat Anda agar Anda dapat dipercaya orang lain untuk menjadi seorang pemimpin yang dapat dipercaya oleh orang lain untuk membawa perubahan kearah yang lebih baik, atau paling tidak Anda bisa menjadi teladan bagi orang-orang di sekitar Anda. Itulah khalifah.

Seorang khalifah yang baik sebenarnya tak cukup jika hanya menguasai satu bidang ilmu saja karena permasalahan yang terjadi dalam kehidupan ini pun berasal tak hanya berasal dari satu bidang. Ilmu Allah itu luas. Ibaratnya, jika ilmu Allah ditulis menggunakan seluruh batang pohon di bumi ini dan lautan sebagai tintanya, maka itu semua tak akan cukup.

Maka dari itu, semangatlah selalu untuk belajar. Karena dengan belajar kita akan jadi paham. Jika kita sudah paham, paling tidak kita memiliki bekal untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang sering terjadi dalam kehidupan kita dan masayarakat kita, bahkan kita bisa membantu untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

Nah, kembali ke pembahasan awal. Sebenarnya, dimanapun saya kuliah tak masalah bagi saya, yang penting saya bisa belajar. Sehingga saat mengetahui saya diterima di salah satu perguruan tinggi di Surabaya dan juga di STAN, saya bersyukur, tapi bingung juga karena duaduanya bagus.
Akhirnya saya memilih STAN. Dengan pertimbangan:
1. PKN STAN adalah perguruan tinggi kedinasan yang tidak menarik UKT (Uang Kuliah Tunggal) dari mahasiswanya. Sehingga saya bisa meringankan beban orangtua saya.
2. PKN STAN mewajibkan setiap lulusannya untuk mengabdi kepada negara sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil). Saya di terima di program Diploma I, yang mana merupakan pilihan pertama saya, sehingga setelah setahun saya belajar, saya bisa langsung bekerja dan tak lagi merepotkan orangtua karena sudah memiliki penghasilan sendiri.
3. Saya diterima di jurusan Manajemen Keuangan program D I Kebendaharaan Negara, yang mana juga merupakan pilihan pertama saya karena saya ingin belajar mengenai pengelolaan keuangan negara yang berpengaruh terhadap kesejahteraan rakyat.
4. Saya akan tinggal sendiri disini, dalam arti tanpa orangtua dan keluarga. Sehingga saya bisa belajar untuk mandiri dan belajar untuk memimpin diri saya sendiri.


Saya tidak mengejar prestise atau sanjungan orang di kampus ini. Tujuan utama saya datang ke sini adalah belajar, beribadah, dan memperbaiki diri. Bismillah. Dan semoga untuk selanjutnya saya bisa melanjutkan Pendidikan saya ke jenjang yang lebih serius. Ga. Maksud saya ke jenjang yang lebih tinggi supaya saya bisa belajar lebih banyak. Aamiin. 

Komentar